Tampilkan postingan dengan label theraafiat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label theraafiat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Februari 2018

Harapan


Harapan

Allah tidak menjanjikan :
Hari-hari tanpa rasa pilu
kesenangan tanpa kesedihan
Kemarau  tanpa hujan

Janji Nya adalah :
Kekuatan sepanjang hari
Rasa lega saat menangis
Penerang jalan kehidupan  kita

Itulah mengapa disebut Harapan

#harapan
#verrijp
#TheraAfiat

Jumat, 02 Februari 2018

Purnama seusai gerhana

Purnama Ba'da Gerhana;


Pada alam makrokosmos bulan purnama dan gerhana identik dengan saat pasang air laut karena sedotan  gravitasi bulan yang sangat kuat.
Persamaan dengan alam mikrokosmos saat purnama dan seminggu setelahnya adalah saat terbaik untuk berbekam.

AYO BEKAM BRO & SIS untuk bulan Februari 2018.

Berbekam merupakan sebuah pilihan dalam menjaga kesehatan jasmani dan ruhani kita, karena selain mendapatkan peningkatan kesehatan secara fisik, insyaAllah kita akan mendapatkan kesehatan secara afiat karena kita mengikuti sunnah nabi untuk tetap sehat.

di bulan FEBRUARI tahun ini,
tanggal sunnah berbekam 17, 19, 21 Jumadil Awal 1439 H,

bertepatan dengan;

Sabtu
3 Februari 2018 = 17 Jumadil Awal 1439 H,

Senin
5 Februari 2018 = 19 Jumadil Awal 1439 H,

Rabu
7 Februari 2018 = 21 Jumadil Awal 1439 H,

Mari bagi sahabat bekam,
jangan lupa untuk berbekam di bulan ini,

kunjungi rumah/griya sehat bekam anda yang terbaik untuk berbekam.
Http://bekammedik.blogspot.co.id

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading
Jakarta utara
Telp.   08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941

Untuk peta alamat bisa klick google map berikut :
https://goo.gl/maps/9k5vJNmz1iM2

#bulanpurnama
#gerhanabulan
#bekam
#bekammedis
#verrijp
#theraafiat
#kelapagading
#jakartautara

Kamis, 11 Januari 2018

Musim Paceklik


Beras impor
Head line pagi ini adalah harga beras yang merangkak naik sementara produksi petani yang kian menurun akibatnya pemerintah akan mengimpor sebanyak 500 ribu ton pada akhir  bulan Januari 2018.

Kenapa jaman now sedemikian mudahnya untuk mengatasi kekurangan 9 bahan pokok selalu dengan cara mengimpor bukannya memberdayakan masyarakat dengan diversifikasi bahan makanan dan tidak menyandarkan pada beras?

Menurut artefak peninggalan situs purbakala  pada jaman Majapahit di tiap rumah konon sudah  memiliki lumbung padi kenapa sekarang sudah tidak ada? Kecuali di pedalaman,  contohnya yang pernah saya saksikan adalah di suku Badui dan Suku Bali  yang walaupun tradisional tapi kebutuhan bahan pangannya selalu tercukupi karena di sana ada lumbung padi desa.

Ketahanan pangan adalah ketersediaan pangan dan kemampuan seseorang untuk mengaksesnya. Sebuah rumah tangga dikatakan memiliki ketahanan pangan jika penghuninya tidak berada dalam kondisi kelaparan atau dihantui ancaman kelaparan. Ketahanan pangan merupakan ukuran kelentingan terhadap gangguan pada masa depan atau ketiadaan suplai pangan penting akibat berbagai faktor seperti kekeringan,  dan sebagainya.

Apabila warga negara sudah mulai khawatir akan ketersediaan bahan pangannya yakni dengan meroketnya harga bahan pangan maka mengindikasikan bahwa pemerintahnya belum berhasil (baca : telah gagal) dalam sektor pertanian.

Sekarang sudah 73 tahun negara kita merdeka namun selalu saja terjadi musim paceklik, dimana terjadi kerawanan pangan. Untuk itu mari kita galang lagi diversifikasi makanan, jangan melulu makan nasi .. tapi ganti dengan singkong atau ubi-ubian lainnya..

Namun, bila beras yang harganya untuk medium saja sudah Rp 12.000/kg  dan pengin mengganti ubi Cilembu  yang harganya Rp 17.000/kg artinya belum apa-apa  sudah tekor duluan.

Lalu bagaimana solusinya? Sementara solusinya adalah  puasa dulu.. puasa kata-kata.. biar pemerintah bekerja ngimpor beras .. dan  saya bekerja urusan saya sendiri, syukur-syukur hari ini bisa mengantungi sekantong beras agar dapur tetap ngebul.

Jakarta, 12 Januari 2018.

Salam,
Veri JP

#verijp
#theraafiat
#berasmenghilang
#imporberas
#musimpaceklik